Rajin Membayar Infaq, Kiat Sukses Bagi UKM

Selasa 6 Juni 2017 di Gedung Smesco Ruang Maker space lt. 2,

ISMEA mengadakan acara buka bersama. Acara dibuka oleh ketua umum Endang Rudiatin dengan mengucap syukur alhamdulillah, bahwa ISMEA masih tetap bisa mengakomodir kebutuhan anggotanya dengan mencoba memanfaatkan peluang peluang yg ada. Sering harus bersaing dengan produk produk pabrikan dg massa banyak dan harga murah, walaupun secara kualitas kadang lebih baik.

Dalam kesempatan tersebut, ustad HM Bambang Poernomo memberikan tausyiah yang meresap bagi para produsen UKM tentang kiat sukses berusaha. Ia berkisah tentang asal mula memulai usaha hingga bisa menjadi pengusaha besar seperti sekarang. Usaha dimulai dari menjadi sales di sebuah perusahaan percetakan. Setelah memahami seluk beluk tentang percetakan, bertekad mendirikan perusahaan sendiri. Iapun berbagi kunci sukses selama ini yaitu mengeluarkan infaq setiap hari. “Itu wajib, karena perintah Allah swt!”. tegasnya.

Kemudian Tati salah seorang yang hadir dalam acara buka bersama tersebut membacakan Surah Al Baqarah ayat 254 Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

”Hai orang-orang yang beriman, belanjakanlah (di jalan Allah) sebagian dari rezki yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang hari yang pada hari itu tidak ada lagi jual beli dan tidak ada lagi persahabatan yang akrab dan tidak ada lagi syafa’at. Dan orang-orang kafir itulah orang-orang yang zalim.”

Kemudian dilanjutkan QS Al Baqarah ayat 261 Allah Ta’ala berfirman: “Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh butir, pada tiap-tiap butir seratus biji. Allah melipatgandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki . Dan Allah maha luas (kurnia-Nya) lagi maha mengetahui”.

“Jadi bila kita mau untung maka berinfaq lah. Dalam dunia usaha cuma ada tiga, untung, rugi atau impas. Kembali modal”.

Ibu Kultsum anggota ISMEA kuliner menyela teringat sesuatu….” Iya saya mengalami ketika berjualan di Carrefour MT Haryono, sebelum jualan saya keluarkan untuk infaq, dagangan saya banyak yang beli, tapi waktu saya lupa, dagangan saya sepi”. Bu Kulstum mengingat ingat dengan takjub.

Lalu bu Ela bertanya “apakah infaq harus tiap hari ustad?” Ustad Bambang menjawab tegas ” Harus, karena itu pengeluaran dari yang kita makan tiap hari”. Seorang yang hadir lain bertanya ” Ditujukan kepada siapa infaq itu bila ingin membayar?”. ” Ke masjid, pesantren, lembaga yang mengurus anak sekolah, pendidikan, orang sakit, untuk membantu modal usaha kecil…..”

Tausyiah diakhiri dengan membaca do’a sebelum berbuka. Dari pihak Smesco hadir ibu Carrie manajer Gallery Indonesia WOW dan mbak Leli, sedangkan pak Bagus Rahman direktur pemasaran memohon maaf tidak bisa hadir karena harus mendampingi sekretaris menteri berbuka di tempat lain.

Setelah selesai menunaikan sholat maghrib dan makan bersama, acara dilanjutkan dengan pemaparan bu Indah Dhilaztas produsen decoupage, penggagas Rumah Kreatif ISMEA, yang akan mulai launching tanggal 22 Juli 2017. Disela sela acara Khairul Basri menjelaskan sosialisasi Kominfo program 1 juta domain web bagi UKM. Bu Ratna ikut menjelaskan produk contoh bagi kesehatan. Acara ditutup dengan foto bersama.
Alhamdulillah ISMEA sukses.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*